PMI KABUPATEN BEKAS LIBATKAN RELAWAN
728 x 90

PMI KABUPATEN BEKAS LIBATKAN RELAWAN

PMI KABUPATEN BEKAS LIBATKAN RELAWAN
PMI KABUPATEN BEKAS LIBATKAN RELAWAN
Lebih dari dua bulan PMI Kabupaten Bekasi telah melaksanakan rangkaian acara imunisasi Measles dan Rubella (MR). Teguh Wahyudi, Wakil Ketua PMI Kabupaten Bekasi mengatakan pihaknya telah mengerahkan pihaknya untuk mensukseskan rangkaian kegiatan tersebut. 
“Memang PMI Kabupaten Bekasi diserahkan tugas sebagai tim sosialisasi di beberapa wilayah kabupaten Bekasi. Antara lain Cikarang Barat, Pebayuran, Sukawangi, Serang Baru, dan Bojong Mangu,” ujarnya.
Pertama-tama relawan PMI Kabupaten Bekasi mengikuti lokakarya yang dilaksanakan di tingkat pusat. Kemudian setelah lokakarya tingkat pusat, maka setiap Kabupaten/Kota akan segera melakukan penyempurnaan perencanaan di tingkat PMI Kabupaten/Kota. Kegiatan ini akan melibatkan lebih banyak staf maupun relawan markas.
“Setelah dilakukan launching tingkat Kabupaten/Kota, relawan PMI diberikan briefing terkait kegiatan mengidentifikasikan dan merekrut relawan masyarakat yang akan dimobilisasi untuk melaksanakan kegiatan di lapangan,”ucapnya.
Segera setelah launching di tingkat Kabupaten/Kota, relawan PMI bergerak untuk mengidentifikasi dan merekrut relawan masyarakat yang akan memobilisasi untu melaksanakan kegiatan di lapangan. Relawan harus berasal dari wilayah setempat, dikenal baik oleh masyarakat, bersedia dimobilisasi sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.
“Pelatihan Mobilisasi Sosial/Komunikasi/Edukasi/Promosi dan penggunaan Open Data Kita (ODK) untuk pengumpulan data (bila jadi digunakan). Pelatihan ini untuk relawan PMI diharapkan dapat membekali mereka untuk melatih relawan masyarakat,”kata dia.
Strategi kunjungan dari rumah ke rumah untuk mengkomunikasikan Campak dan Rubella sangat baik karena memungkinkan komunikasi tatap muka langsung/interaktif/tanya jawab antara relawan yang sudah dilatih dan orang tua/ibu/pengasuh anak/anggota keluarga. Informasi yang utuh dapat disampaikan kepada anggota kerluarha secara penting, lengkap, dan utuh
Sebelum memobilisasi relawan, relawan PMI perlu berkoordinasi dan bekerja sama dengan puskesmas, kepala desa/RT/RW/Kelurahan setempat untuk menginformasikan kunjungan yang akan dilakukan dari rumah ke rumah (tujuan, waktu, dan pelaku).
Di setiap rumah tangga tersebut, relawan memberikan informasi mengenai imunisasi secara umum untuk memastikan bahwa semua anak di rumah tersebut sudah divaksisnasi secara lengkap. Saat itu juga, relawan menghitung berapa anak yang menjadi sasaran kampanye imunisasi MR dalam rumah tangga tersebut untuk memperoleh data sasaran yang lebih akurat. Selain itu, relawan berdialog dengan orang tua/ibu/pengasuh anak/anggota keluarga terkait manfaat imunisasi campk dan rubella, akibat bila tidak diimunisasi, pendapat atau kekhawatiran mereka.
Dalam penutup, relawan mendorong agar orang tua/ibu/pengasuh anak membawa anak berumur sembilan bulan hingga <15 tahun ke pos layanan imunisasi terdekat (menyampaikan informasi dari puskesmas tentang waktu dan pos layanan terdekat). Pada waktu meninggalkan rumah, relawan meminta izin untuk menempelkan stiker kampanye MR di pintu rumah (pojok kiri atas).

Sumber: Harian Umum Cikarang Ekspres (Jawa Pos Group) tanggal 9 Oktober 2017 hlm 1

Berita bersumber dari media luar. Tidak mewakili pendapat dan posisi dari PMI Kabupaten Bekasi

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked with *


0 Komentar

?>