PELATIHAN RELAWAN MASYARAKAT --bagian VI CegahCampakRubella--
728 x 90

PELATIHAN RELAWAN MASYARAKAT --bagian VI CegahCampakRubella--

PELATIHAN RELAWAN MASYARAKAT --bagian VI CegahCampakRubella--
PELATIHAN RELAWAN MASYARAKAT --bagian VI CegahCampakRubella--

Relawan PMI yang telah dilatih sebelumnya akan melatih relawan masyarakat dengan tujuan berikut:

  1. Memberikan pemahaman terkait pentingnya imunisasi MR (manfaat, sasaran kelompok umurm akibat/resiko bila tidak diimunisasi, waktu dan tempat pos pelayanan imunisasi, dll)
  2. Memberikan pemahaman dan keterampilan tentang strategi komunikasi yang efektif, khususnya komunikasi intepersonal
  3. Memberikan pemahaman dan keterampilan dalam menggunakan ODK
  4. Menyusun perencanaan pelaksanaan kunjungan rumah ke rumah (pada pelatihan relawan masyarakat) yang sejalan dengan mikro planning puskesmas sasaran)
  5. Memberikan pemahaman tentang penandaan rumah yang telah dikunjungi (penempelan stiker) dan juga dokumentasi.

KUNJUNGAN RUMAH KE RUMAH

Strategi kunjungan dari rumah ke rumah untuk mengkomunikasikan Campak dan Rubella sangat baik karena memungkinkan komunikasi tatap muka langsung/interaktif/tanya jawab antara relawan yang sudah dilatih dan orang tua/ibu/pengasuh anak/anggota keluarga. Informasi yang utuh dapat disampaikan kepada anggota kerluarga secara penting, lengkap, dan utuh Sebelum memobilisasi relawan, relawan PMI perlu berkoordinasi dan bekerja sama dengan puskesmas, kepala desa/RT/RW/Kelurahan setempat untuk menginformasikan kunjungan yang akan dilakukan dari rumah ke rumah (tujuan, waktu, dan pelaku).

Di setiap rumah tangga tersebut, relawan memberikan informasi mengenai imunisasi secara umum untuk memastikan bahwa semua anak di rumah tersebut sudah divaksisnasi secara lengkap. Saat itu juga, relawan menghitung berapa anak yang menjadi sasaran kampanye imunisasi MR dalam rumah tangga tersebut untuk memperoleh data sasaran yang lebih akurat.

Selain itu, relawan berdialog dengan orang tua/ibu/pengasuh anak/anggota keluarga terkait manfaat imunisasi campk dan rubella, akibat bila tidak diimunisasi, pendapat atau kekhawatiran mereka. Dalam penutup, relawan mendorong agar orang tua/ibu/pengasuh anak membawa anak berumur sembilan bulan hingga kurang dari 15 tahun ke pos layanan imunisasi terdekat (menyampaikan informasi dari puskesmas tentang waktu dan pos layanan terdekat). Pada waktu meninggalkan rumah, relawan meminta izin untuk menempelkan stiker kampanye MR di pintu rumah (pojok kiri atas).

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked with *


0 Komentar

?>