MENGENAL LEBIH JAUH KSR PMI
728 x 90

MENGENAL LEBIH JAUH KSR PMI

MENGENAL LEBIH JAUH KSR PMI
MENGENAL LEBIH JAUH KSR PMI

Korps Sukarela (KSR) adalah kesatuan unit PMI yang menjadi wadah bagi anggota biasa dan perseorangan (umumnya mahasiswa) yang atas kesadaran sendiri menyatakan menjadi anggota KSR.

Sebagai sumber daya manusia yang sangat potensial dan strategis, mahasiswa dituntut untuk lebih peka dan berperan aktif dalam menghadapi berbagai keseimbangan di sekitarnya.

Perguruan Tinggi tempat mahasiswa bernaung, merupakan pusat pendidikan, pengembangan dan penyebaran ilmu pengetahuan, teknologi dan kesenian yang pelaksanaan kegiatannya berdarakan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni: mendalami ilmu pengetahuan, melakukan penelitian, dan melakukan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam rangka membina rasa kesetiakawanan sosial ini perguruan tinggi membentuk unit organisasi Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR-PMI). Wadah ini dimaksud untuk menyiapkan tenaga kepalangmerahan yang berada dalam keadaan siaga. Dengan rasa senang dan tulus ikhlas setiap saat menyediakan diri untuk memberi bantuan dan pertolongan sesuai dengan kemampuannya bagi sesama umat yang memerlukan.

KSR merupakan ujung tombak PMI di lapangan. KSR PMI adalah kesatuan atau unit di dalam perhimpunan PMI yang beranggotakan pribadi - pribadi anggota biasa perhimpunan PMI yang menyatakan diri menjadi KSR PMI, yang telah memperoleh latihan khusus tentang KSR.

Struktur Organisasi

Struktur organisasi KSR PMI terdiri dari Regu, Kelompok dan Unit:

  1.        Regu terdiri dari minimal 4 orang, maksimal 10 orang termasuk seorang Kepala Regu
  2.       Kelompok terdiri dari 2 s/d 4 Regu yang dipimpin oleh seorang Kepala Kelompok
  3.        Unit terdiri dari minimal 2 kelompok
  4.       Pembagian tugas dalam regu tergantung sasaran operasional
  5.        Regu, kelompok dan Unit dapat terbentuk pada:
  6.       Lingkungan Markas Cabang
  7.       Lingkungan Perguruan Tinggi/Lembaga Pendidikan
  8.       Lingkungan Satuan Kerja (Kantor, Pabrik dll)
  9.       Lingkungan Masyarakat Umum

Mekanisme Organisasi

Kepala Seksi Diklat PMI Cabang setempat secara fungsional membantu Pengurus PMI Cabang dalam membina Unit KSR PMI yang ada di wilayah kerjanya untuk tugas dan kewajiban sbb:

    1. Membuat peraturan tata tertib keanggotaan berdasarkan ketentuan - ketentuan yang telah digariskan oleh Pengurus Pusat PMI maupun ketentuan yang merupakan kebijaksanaan Pengurus Cabang setempat
    2. Merencanakan kegiatan rutin bagi Unit, Kelompok, Regu dan anggota KSR
    3. Memilih diantara anggota KSR yang baru dilantik yang akan ditunjuk sebagai tenaga - tenaga Pimpinan, yang nama - namanya diteruskan kepada Pengurus Cabang untuk mendapat persetujuan
    4. Memimpin seluruh kegiatan seksi Diklat/KSR termasuk bidang keuangan dan perlengkapan KSR PMI
    5. Bertanggung jawab dan memberikan laporan kegiatan secara teratur kepada Pengurus PMI Cabang
  1. Komandan Unit KSR PMI
    1. Merencanakan dan menentukan penempatan anggota dan formasi Kelompok, Regu
    2. Bertanggung jawab atas tata tertib dan disiplin seluruh anggota
    3. Memimpin pelaksanaan tugas yang dibebankan kepada seluruh anggota
    4. Merencanakan Pendidikan dan Pelatihan ulang maupun penyempurnaan secara terus menerusl
    5. Bertanggung jawab kepada Pembina KSR PMI setempat
    6. Memberi saran dan pendapat kepada Pengurus PMI Cabang demi kemajuan KSR PMI
  2. Kepala Kelompok KSR PMI

Tugas dan Kewajibannya adalah

    1. Kepala Kelompok KSR PMI berkewajiban meneruskan dan melaksanakan perintah dari Komandan Unit kepada para anggota Kelompok.Regu, melalui Kepala Regu
    2. Secara langsung bertanggung jawab atas pelaksanaan tugas - tugas yang diberikan dan dibebankan kepada anggota Regunya masing - masing
  1. Kepala Regu KSR PMI

Tugas dan Kewajibannya adalah:

    1. Kepala Regu KSR PMI berkewajiban meneruskan perintah dari Kepala Kelompok/Komandan Unit kepada para anggota Regu
    2. Secara langsung bertanggung jawab atas pelaksanaan tugas - tugas yang diberikan dan dibebankan kepada anggota kelompok dan Regunya masing - masing

 

Kegiatan

Kegiatan - kegiatan yang dilaksanakan KSR :

  1.     Pada saat damai
  2.        Donor darah sukarela
  3.       Bakti sosial
  4.        Pelatihan dan Pemberdayaan
  5.       Penyebarluasan /Diseminasi Prinsip - prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan HPI melalui pamphlet, brosur dan lain - lain

 

  1.      Pada saat Bencana
  2.        Evakuasi Korban
  3.       Pertolongan Pertama pada korban dan penampungan darurat
  4.        Pelayanan Dapur Umum
  5.       Tracing and Mailing Service
  6.        Pelayanan Sosial dan Kesehatan, misalnya : pengadaan air bersih dan sanitasi
  7.        Pendistribusian barang bantuan
  8.       Dukungan Psikologis (Psychological support)

 

  1.      Pada saat konflik
  2.        Evakuasi Korban dan Penampungan Darurat
  3.       Pelayanan Pertolongan Pertama
  4.        Bantuan konseling pada Pengungsi yang mengalami Psikososial Traumatik

 

Keangotaan
Untuk menjadi anggota KSR haruslah melalui beberapa tahapan:

 

Syarat Keanggotaan

Anda dapat mendaftarkan diri ke Kantor PMI Kota/Kabupaten setempat dan bergabung menjadi KSR Unit Markas Kota/Kabupaten. Bila Anda seorang mahasiswa suatu perguruan tinggi, anda dapat menghubungi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang menangani kepalangmerahan.

Anda dapat bergabung menjadi anggota KSR setelah melewati pendidikan dasar di PMI Kota/Kabupaten maupun UKM KSR-PMI di Perguruan Tinggi.

Syarat menjadi anggota KSR PMI adalah sebagai berikut:

  1.       WNI dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  2.       Setia kepada Pancasila dan UUD 45
  3.       Umur minimal 20 tahun dan pendidikan serendah - rendahnya tamat SMP atau sederajat
  4.       Berkelakuan baik
  5.       Sehat jasmani dan rohani
  6.       Atas kesadaran sendiri dan sukarela bersedia mendaftarkan diri sebagai anggota KSR PMI
  7.       Bersedia mengikuti pendidikan dan pelatihan KSR PMI
  8.       Bersedia menjalankan tugas Kepalangmerahan dan mentaati peraturan yang berlaku

Setelah rekrutmen, Anda akan mengikuti Pelatihan tingkat Dasar KSR, sebelum menginjak tingkat Lanjutan dan Spesialisasi yang diselenggarakan oleh Markas Cabang. Sedangkan bagi anggota UKM kepalangmerahan, setelah pelatihan dasar di UKM dapat ditindaklanjuti Pelatihan lanjutan di Cabang untuk menjadi anggota KSR PMI Perguruan Tinggi.

Pelatihan spesialisasi biasanya akan diberikan kepada KSR yang siap menjadi Anggota "Satgana" (Satuan Siaga Penanggulangan Bencana). Cakupan kegiatan tersebut pada intinya diarahkan untuk melaksanakan pertolongan/bantuan dalam kesatuan unit terorganisasi di bidang Penanggulangan Bencana serta Pelayanan Sosial dan Kesehatan Masyarakat.

 
Penyunting      : Muhammad Rachdian Al Azis

Sumber            :

http://www.pmi.or.id/index.php/kapasitas/sukarelawan/korps-sukarela-ksr.html

(diakses 19/01/17 pkl 14:55)

http://pmijawatimur.com/m.php?j=29(diakses 19/01/17 pkl 14:58)

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked with *


0 Komentar

?>